Pelaksanaan otonomi daerah

Hakikat dan pengertian otonomi daerah

otonomi daerah ialah hak,wewenang dan kewajiban daerah otonom utk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat sesuai peraturan undang”

daerah otonom ialah kesatuan masyarakat hukum yg mempunyai batas” wilayah berwenang  mengatur dan mengurus urusan pemerintahanserta kepentingan sendiri

hakikat otonomi daerah ialah kemandirian rakyat di daerah utk mengatur penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan di daerah

asas utama otonomi daerah ada 3 yaitu

desentralisasi: penyerahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah pusat pd daerah otonom

dekonsentrasi: pelimpahan wewenang dr pemerintah pusatpd gubernur sbg wakilnya di daerah

tugas pembantuan: penugasan dr pemerintah pd daerah dan desa serta dr daerah ke desa utk melaksanakan tugas tertentu

desentralisasi dibagi jd 4 yaitu:

  1. des.politik
  2. des.administrasi
  3. des.fiskal
  4. des.ekonomi

visi otonomi daerah yaitu politik,ekonomi,sosial dan budaya

pasal 18 UUD1945 mengandung 4 pengertian pokok yaitu:

  1. NKRI menganut sistem desentralisai dan dekonsentrasi
  2. menghendaki adanya UU organik ttg pemda
  3. menghendaki adanya DPRD sbgcerminan dr pemerintahan demokratis
  4. diakui dan dihormati hak asa usul dan kedudukan daerah istimewa

Tujuan otonomi daerah:

  1. peningkatan kesejahteraan umum
  2. pembangunan kehidupan demokrasi di daerah
  3. tercipta keadilan
  4. pemerataan pembangunan
  5. terjalin hubungan antara pempusat dan pemda
  6. pemberdayaan masyarakat jd lbh baik
  7. menumbuhkan prakarsa dan kreativitas

Prinsip otonomi daerah:

  1. memperhatikan aspek demokratis,keadilan,potensi dan keanekaragaman daerah
  2. sesuai dgn konstitusi negara
  3. meningkatkan fungsi legislatif daerah dan negara
  4. otonomi luas dan utuh meliputi kabupaten/kota dan provinsi otonomi terbatas
  5. meningkatkan kemandirian daerah
  6. menggunakan asas utama
  7. tugas pembantuan dilaksanakan di provinsi,kabupaten/kota dan desa

Dampak positif dan negatif dlm pelaksanaan otonomi daerah

dampak positif:

  1. pengembangan potensi daerah maksimal
  2. kesejahteraan masyarakat meningkat
  3. pembangunan fasilitas umum berjalan dgn baik
  4. aspirasi rakyat diperhatikan pemda

dampak negatif:

  1. penyalahgunaan wewenang kekuasaan
  2. menyebarnya KKN di daerah
  3. meningkatkan kriminalitas
  4. timbul gerakan separatisme

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s